VOX POPULI VOX DEI.TELL THE TRUTH AND HONESTY, INTEGRITY AND MORALITY.

Medan (Sumut)----
Ini merupakan Fondasi Hidup dan Ber ke Hidupan sosok : H. Syahrir Nasution, Glr Sutan Kumala Bulan ( Glr Harajoan nya). Hal ini sudah tertempa sejak Aqil Baliq yang dididik oleh kedua orang Tuannya dahulu .

Kemungkinan besar hal hal inilah yang masih dan akan terus melekat pada diri ini sepanjang hayat dikandung badan , serta setiap saat selesai Sholat lima waktu setiap harinya DOA YANG MENJADI warisan untuk menjadikan Insan yang Istiqomah dan bermanfaat bagi manusia lainnya.


Inilah mungkin menurut tamzilan kajian kajian Agama Islam : bahwa “ HIDUPLAH UNTUK MENANAM PAHALA, bukan sebaliknya HIDUP INI MENAMBAH DOSA. Sebab Amal yang baik dan berguna bagi orang lain itulah yang dapat MEMBANTU MANUSIA NANTI HIDUP DI ALAM KUBUR, serta yang dapat mengeliminir kesalahan kesalahan yang diperbuat di DUNIA INI sadar ataupun tanpa disadari melakukannya.

Disamping itu sewaktu masih ada kesempatan dan kelapangan waktu semasa hidup, janganlah menambah nambahi DOSA ataupun Kesalahan Kesalahan personal ataupun Berjamaah.

Jabatan dan Kekuasaan itu ada “ Batasnya dan berakhirnya”, hanya saja tinggal menunggu waktu nya. Untuk itulah sebelum mendekat waktu itu “ PERBANYAKLAH BER MUASAHABAH DIRI” dari segala bentuk bentuk yang dapat MENJERUMUSKAN DIRI INI baik berupa Kemaksiatan , Kebohongan dan Kerusakan kerusakan Alam ini yang selama hidup tanpa memikirkan kehidupan orang lain sehingga prilaku ini “ MENERABAS YANG SUDAH ADA CORIDOR NYA “ ditentukan Sang KHALIK PENCIPTA DUNIA .


Oleh karenanya sadarlah kita Manusia, bahwa KEKUATAN UMMAT YANG BERIMAN DAN TUNDUK di hadapannya MAMPU MENGALAHKAN SEGALA GODAAN DAN NAFSU DUNIAWI yang setiap saat di Rayu maupun Di Goda Syathan laknattullah itu.


Bak dikatakan dalam bahasa Kamus Politik nya “ VOX POPULI VOX DEI” yang bisa dianalogikan SUARA UMMAT ADALAH SUARA TUHAN.

Itulah sekilas tentang diri dari saya yang mungkin ada yang sudah mengenal Pribadi saya maupun yang belum pernah sekali mengenal secara Zahir dan Bathin saya, hanya tahu Nama dan Opini Opini di Media Sosial.


Maka biarlah jejak langkah ini tetap berada di jalan yang lurus, meski sunyi, meski tak selalu dipahami, sebab kebenaran tidak pernah membutuhkan keramaian untuk menjadi benar. Cukuplah hati ini terpaut pada ridha Allah, bukan pada pujian manusia, karena pada akhirnya yang ditanya bukan seberapa tinggi jabatan yang pernah diraih, melainkan seberapa besar kebermanfaatan yang pernah ditanamkan.

Jika kelak nama ini hanya dikenang lewat sikap, bukan lewat harta atau kekuasaan, maka itulah kemuliaan yang sejati. Sebab hidup yang baik bukan tentang meninggalkan jejak kekuasaan, melainkan meninggalkan teladan kejujuran, keberanian bersuara, dan kesetiaan pada nilai-nilai kebenaran.

Dan apabila suara ini masih terdengar lantang menyuarakan keadilan, itu bukan karena ambisi dunia, melainkan amanah nurani—warisan iman dan perjuangan—agar kebenaran tetap hidup, meski zaman terus berganti.

Jelasnya saya dilahirkan dan dibesarkan dari keluarga Pendidik dan sebagai anak dari seorang PERGERAKAN KERAKYATAN RELIGIUS NYA BUNG SYAHRIR.

(Jasuti)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapolres Madina: Tiga Provokator Pembakaran Polsek MBG Terindikasi Narkotika

Dugaan Kuat PETI Kotanopan Rusak Aset Negara, Aparat Diminta Tangkap Pawang yang Diduga Pemilik Alat Berat

Sertu Kholis Naik Pangkat Jadi Serka, Dedikasi Babinsa Lingga Bayu Diganjar Penghargaan