Tokoh Pantai Barat Desak Bupati Madina Usulkan Status Jalan Provinsi Jembatan Merah Simpang Gambir
Jeritansuarajatirakyat.blogspot.com l Mandailing Natal — Kerusakan parah Jalan Lintas Provinsi di kawasan Jembatan Merah Simpang Gambir, Kecamatan Batang Natal, pascabanjir dan longsor akhir November 2025 silam, menuai sorotan tajam. Hingga lebih dari sebulan berlalu, belum terlihat penanganan serius di jalur vital yang menjadi urat nadi masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal.
Tokoh masyarakat Mandailing Natal asal Batang Natal, H. Syahrir Nasution, angkat bicara. Ia meminta Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution segera mengusulkan dan mempertegas status ruas jalan tersebut sebagai jalan provinsi, agar penanganannya memiliki kepastian kewenangan dan anggaran.
“Sudah lebih dari sebulan jalan itu hancur pascabanjir dan longsor, tapi belum ada langkah konkret. Padahal ini jalan protokol yang digunakan masyarakat dari tujuh kecamatan Pantai Barat menuju ibu kota kabupaten,” kata Syahrir kepada wartawan, Senin (12/01/2026).
Menurut Syahrir, kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, layanan kesehatan, pendidikan, hingga distribusi bahan pokok. Ia menilai lambannya penanganan menunjukkan lemahnya koordinasi lintas pemerintahan.
“Kami masyarakat Pantai Barat adalah bagian utuh dari Mandailing Natal. Sejak Madina mekar dari Tapanuli Selatan sekitar 26 tahun lalu, kontribusi Pendapatan Asli Daerah terbesar justru berasal dari wilayah Pantai Barat. Tapi ironisnya, jika dilihat dari kondisi pembangunan, hampir tidak ada yang bisa disebut signifikan untuk kesejahteraan masyarakat di sini,” ujarnya.
Syahrir menegaskan, permintaan tersebut bukan bentuk oposisi politik, melainkan dorongan agar pemerintah daerah menggunakan jalur administratif yang tepat.
“Kalau statusnya jelas sebagai jalan provinsi, maka Pemkab punya dasar kuat untuk mendorong Pemprov Sumatera Utara turun tangan. Jangan biarkan masyarakat terisolasi hanya karena tarik-ulur kewenangan,” katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan jalan di sekitar Jembatan Merah Simpang Gambir masih membahayakan pengguna jalan.
Sejumlah titik mengalami amblas, badan jalan menyempit, dan rawan longsor susulan, terutama saat hujan turun.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal belum memberikan keterangan resmi terkait langkah konkret penanganan jalan tersebut maupun rencana pengusulan status jalan ke pemerintah provinsi.
(Jasuti)
Komentar
Posting Komentar