“MELAWAN PENJAJAH BANGSA SENDIRI”

Jeritansuarahatirakyat.blogspot.com l
Medan (Sumut) ----
Topik ini memang menyeruak dan menyentuh Qalbu yang bersih dan tenang dan bersemai di relung relung sanubari manusia yang beriman dan Ikhlas.

Biasa nya PENJAJAH dan PENJAJAHAN / IMPERIALISME ITU hadir dan  keberadaannya di suatu negeri adalah BANGSA ASING yang memiliki AGENDA - AGENDA TERTENTU. misalnya dahulu Bangsa Belanda dan Jepang menjajah Indonesia tercinta ini masing masing  : 350. tahun dan : 3,5. tahun.

Penjajahan tersebut jelas dan pasti apa motivasinya untuk “ MENJAJAH” itu.

Tentu saja kita selaku bangsa yang dijajah melakukan perlawanan dengan jiwa raga yang sungguh - sungguh walaupun dengan Perlawanan apa adanya tanpa “ SEIMBANG”. Namun adanya keyakinan dan kekuatan lainnya : Kekuatan bangsa yang bersatu dibarengi ketulusan dan ke ikhlasan dalam berjuang itu, maka datang lah PERASAAN SENASIB SEPENANGGUNGAN , SAMA RASA DAN SAMA RATA , dibarengi DO'A BERSAMA yang di RIDHOI YANG MAHA KUASA .


Akhirnya Perjuangan itu tidaklah sia - sia belaka dalam mencapai tujuan bersama KEMERDEKAAN DAN DIBARENGI KESEJAHTERAAN YANG ADIL DAN BERADAB BAGI seluruh anak bangsa ini kedepan.


Fakta nya yang terjadi hari ini PASCA KEMERDEKAAN apa yang menjadi cita cita bersama itu belum sepenuhnya dirasakan  anak bangsa ini .


Mengapa hal ini dapat terjadi di Alam Kemerdekaan yang sudah menumpahkan Darah jiwa Raga Bangsa itu dahulu serta para Pejuang - Pejuang Dan FOUNDING FATHERS  (SUHATSYAH)  : SOEKARNO , HATTA DAN SYAHRIR , serta banyak lagi tak tersebutkan Namanya satu persatu.


Dalam Kajian SEJARAH dan PERJUANGAN KITA ( Bung Syahrir) disebutkan nya ini terjadi akibat dari Banyak nya Anak Bangsa kini menjadi 
“ PENGKKHIANAT BANGSA DAN NEGARA”, dimana di dalamnya saat ini tidak ikut mengalami sepak terjang nya MELAWAN PENJAJAHAN itu, bahkan pun bisa - bisa nya sekarang ikut 
“ MENIKMATI KUE PASCA KEMERDEKAAN” itu tanpa ada setetes darah yang di tumpahkan nya untuk BUMI PERTIWI ini.  

Hal ini lah yang pernah disebutkan oleh SESEPUH PENERUS PERJUANGAN BUNG SYAHRIR , Bung SOEBADIO SASTROSATOMO ( Om KIYUK) dalam buku kecilnya yang penuh makna dan cambuknya yang keras : RUWATAN REPUBLIK.

RUWATAN REPUBLIK itu menerangkan bagi kita saat ini yang mau berpikir dan kritis bahwa cukup jelas di katakan nya  BANGSA YANG MERDEKA ITU ADALAH TAHU HAK DAN KEWAJIBANNYA terhadap Negeri nya yang telah di Merdekakan tersebut, serta mengisi arti Kemerdekaan itu dengan Penuh tanggung jawab pada bangsa dan negara yang menjalankan Perintah - Perintah Konstitusi dengan Coridor - Coridornya dan tunduk dan patuh kepada ajaran agama masing - masingnya.


Jadi disini jelas tidak bisa di tinggalkan Faktor agama yang dianut , harus di ikut sertakan dalam menjalankan roda negara ini , karena kita ini bukan menganut faham SEKULARISME.

Justru itu saat ini banyak nya kejanggalan - kejanggalan terjadi apalagi PENGKHIANAT  - PENGKHIANAT BANGSA ini tidak mau menyadari akan hal itu, bahkan pun mereka juga ikut ingin menjerumus kan negara ini kelembah KEHANCURAN , asal dirinya , kelompok nya  menjadi BUDAK PIARAAN ASING ASENG demi kesenangan temporer di dunia yang hanya tempat persinggahan sementara .

Dengan demikian pantas lah dikatakan para pejuang yang masih hidup da para Founding Fathers itu, melawan para PENJAJAH DAHULU itu nyata dan tidak sesulit saat ini dan kedepan MELAWAN PENGKHIANAT - PENGKHIANAT BANGSA SEKARANG merupakan melawan PENJAJAH BANGSA SENDIRI, hanya saja berselimut kan bangsa Indonesia , tapi hati nurani nya berkostum ASING DAN ASENG di karenakan disumbal sudah dengan kesenangan materi materi.

(Jasuti)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapolres Madina: Tiga Provokator Pembakaran Polsek MBG Terindikasi Narkotika

Dugaan Kuat PETI Kotanopan Rusak Aset Negara, Aparat Diminta Tangkap Pawang yang Diduga Pemilik Alat Berat

Sertu Kholis Naik Pangkat Jadi Serka, Dedikasi Babinsa Lingga Bayu Diganjar Penghargaan