Luapan Sungai Batang Bangko Genangi Puluhan Rumah Warga Sinunukan
Jeritansuarahatirakyat.blogspot.com l Mandailing Natal — Luapan Sungai Batang Bangko kembali menggenangi permukiman warga di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (9/1/2026). Air diprediksi mulai masuk ke pemukiman sekitar pukul 05.30 WIB akibat limpahan sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air yang menggenangi halaman rumah warga mencapai sekitar 40–50 sentimeter. Sedikitnya 30 kepala keluarga (KK) terdampak genangan pada peristiwa hari ini.
Namun demikian, warga menilai genangan kali ini relatif lebih cepat surut dibandingkan kejadian banjir sebelumnya. Hal itu diduga berkat normalisasi parit pembuangan yang dilakukan Dinas PUPR pada tahun 2024, sehingga aliran air tidak bertahan berjam-jam seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Air memang masuk ke halaman rumah, tetapi tidak lama bertahan. Berbeda dengan banjir besar pada November lalu yang terjadi akibat hujan berhari-hari,” ujar salah seorang warga setempat.
Laporan kejadian telah disampaikan oleh Omta, perwakilan masyarakat, sejak pukul 06.30 WIB melalui grup koordinasi serta langsung kepada pihak kecamatan. Aparat terkait juga telah menerima laporan, di antaranya Camat Sinunukan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Petugas yang terlibat dalam pemantauan dan koordinasi di lapangan antara lain Aipda Julpan Pulungan, Kapolsubsektor Sinunukan, serta Serda Mujur Ritonga, Babinsa Koramil 20 Batahan.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mencegah banjir berulang. Adapun langkah mendesak yang diusulkan masyarakat meliputi:
Normalisasi Sungai Batang Bangko,
Pembangunan tanggul pengaman, dan
Pelurusan alur sungai di titik-titik rawan.
Dengan masih tingginya intensitas hujan, khususnya pada Jumat sore di wilayah hulu Sungai Batang Bangko, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi luapan susulan.
Warga berharap perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi teknis agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
(Jasuti)
Komentar
Posting Komentar