Arsika FC Menang Dramatis Lewat Adu Penalti atas DWI RPM FC di Mahasiswa Cup I Se-Pantai Barat
Jeritansuarahatirakyat.blogspot.com l
Mandailing Natal — Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan Turnamen Sepak Bola Mahasiswa Cup I Se-Pantai Barat yang mempertemukan DWI RPM FC Ranto Panjang Kecamatan Ranto Baek kontra Arsika FC Sikara - Kara Kecamatan Natal, Kamis (22/01/2026).
Laga yang digelar di Lapangan Hijau Desa Dalan Lidang ini harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan tampil terbuka dan saling menekan. DWI RPM FC lebih dulu membuka keunggulan lewat gol Salim pada menit ke-39, memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Arsika FC mampu menyamakan kedudukan melalui gol Anggi pada menit ke-35, membuat skor kembali imbang dan memanaskan tensi pertandingan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Beberapa pelanggaran keras tak terhindarkan, memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning kepada sejumlah pemain Arsika FC, di antaranya Hasmar (27’) dan Toni (51’). Meski peluang tercipta dari kedua sisi, hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap bertahan 1-1.
Sesuai regulasi turnamen, pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam drama tos-tosan tersebut, Arsika FC tampil lebih tenang dan efektif. Arsika FC akhirnya unggul dengan skor 5-4, sekaligus memastikan kemenangan dan melaju ke babak selanjutnya.
Keberhasilan Arsika FC ditentukan oleh eksekusi penalti yang matang dari para penendangnya, di antaranya Rido, Riski, Hasmar, Frengki, dan Agus, sementara satu penendang Arsika FC gagal mengeksekusi. Di sisi lain, DWI RPM FC harus tersingkir setelah dua penendangnya gagal, meski sebelumnya Ikbal Balo, Danu, Sakban, dan Salim sukses menjalankan tugas dari titik putih.
Pertandingan ini turut disaksikan oleh ratusan penonton yang memadati sisi lapangan. Dukungan suporter dari kedua tim menambah semarak jalannya laga, sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen Mahasiswa Cup I Se-Pantai Barat.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi dan pembinaan bakat muda sepak bola di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.
(Jasuti)
Komentar
Posting Komentar