Postingan

Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat Hadirkan Duel Sengit Tapus Putra FC vs RBS Manisak

Gambar
Jeritansuarahatirakyat.blogspot.com---Mandailing Natal, 1 April 2026 — Laga panas dipastikan tersaji pada lanjutan Turnamen Sepak Bola Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat. Dua kesebelasan tangguh, Tapus Putra FC dari Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu akan berhadapan dengan RBS Manisak dari Kecamatan Ranto Baek. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 April 2026 pukul 16.00 WIB di Lapangan Hijau Desa Dalan Lidang, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal. Pertandingan sepak bola, pada Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat, Tapus Putra FC vs RBS Manisak, akan berlaga besok sore Kamis, 2 April 2026, pukul 16.00 WIB, dilapangan Hijau Desa Dalan Lidang, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal. Sebagai ajang pembinaan generasi muda, mempererat silaturahmi antar wilayah, serta menumbuhkan sportivitas dalam dunia sepak bola. Pertandingan akan digelar dengan sistem kompetisi terbuka, disertai pengamanan dari pihak terkait serta pengawasan panitia pelaksana untuk mema...

Sertu Kholis Naik Pangkat Jadi Serka, Dedikasi Babinsa Lingga Bayu Diganjar Penghargaan

Gambar
Jeritansuarahatirakyat.blogspot.com--Mandailing Natal,  1 April 2026 — Upacara kenaikan pangkat prajurit TNI AD berlangsung khidmat di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0212/Tapanuli Selatan pada Rabu (01/04/2026).  Dalam upacara tersebut, Sertu Kholis Nasution resmi menyandang pangkat baru sebagai Sersan Kepala (Serka), terhitung mulai tanggal 1 April 2026. Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja yang ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas kewilayahan. Prosesi upacara militer dilaksanakan dengan tata upacara resmi TNI AD dan dihadiri jajaran personel serta keluarga prajurit. Pada momen tersebut, Serka Kholis turut didampingi oleh istri tercinta Sry Rahayu sebagai bentuk dukungan moril dalam perjalanan karier militernya. Dimana diketahui pasangan Serka Kholis Nasution & Sry Rahayu memiliki dua orang keturunan, dimana satu orang laki - laki Muhammad Zaky Nasution saat ini duduk di kelas  Xll MAN 4 Madina dan...

"Board of Peace dan Ilusi Perdamaian: Pemantik Indonesia Menuju Ambang Negara Gagal”

Gambar
Jeritansuarahatirakyat.blogspot.com l Medan (Sumut)--- Gagasan tentang Board of Peace (BoP) yang diprakarsai oleh Donald Trump sejak awal memantik perdebatan serius dalam studi hubungan internasional. Di atas kertas, organisasi ini mengusung stabilitas global, supremasi hukum, dan perdamaian berkelanjutan di kawasan konflik seperti Gaza.  Namun dalam praktik geopolitik, desain kekuasaan yang timpang dan dominasi negara besar justru menimbulkan pertanyaan mendasar: apakah BoP benar-benar instrumen perdamaian, atau sekadar alat rekayasa tatanan global baru yang sarat kepentingan?. Kritik paling tajam berangkat dari absennya representasi otentik Palestina dalam struktur pengambilan keputusan. Dalam teori resolusi konflik modern, partisipasi aktor utama adalah prasyarat mutlak bagi perdamaian yang berkelanjutan. Ketika pihak yang paling terdampak justru tidak memiliki posisi strategis, maka “perdamaian” yang dihasilkan cenderung bersifat koersif, bukan deliberatif. Dalam konteks ini, B...

Menyambut Akhir Ramadan 1447 H, Umat Islam Diingatkan Tunaikan Zakat dan Perkuat Silaturahmi.

Gambar
Oleh : Muhammad Sudirmin Nasution CLP, CIJ, CWP Jeritansuarahatirakyat.blogspot.com--Mandailing Natal,— Memasuki penghujung bulan suci Ramadan, umat Islam di seluruh Indonesia  dan bahkan dunia diingatkan untuk menunaikan kewajiban zakat fitrah serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan saling memaafkan. Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, di mana umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Selain menahan lapar dan dahaga, puasa juga mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri, kewajiban lain yang harus ditunaikan adalah membayar zakat fitrah. Zakat ini berfungsi untuk membersihkan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari kemenangan. Penyaluran zakat fitrah umumnya dilakukan melalui amil zakat, baik di masjid maupun lembaga resmi yang telah ditunjuk. Hal ini bertujuan agar distribu...

Non-Blok vs Go-Blok : Politik Luar Negeri Indonesia Pasca Board of Peace"

Gambar
Jeritansuarahatirakyat. blogspot.com  l Medan (Sumut)----  Sejak awal kemerdekaan, Indonesia menegaskan politik luar negeri “bebas dan aktif” sebagai fondasi etik sekaligus strategis. Di tangan Soekarno, prinsip ini tidak dimaknai sebagai netralitas pasif, melainkan keberanian menolak dominasi blok kekuatan besar dalam lanskap Perang Dingin. Indonesia bukan sekadar berdiri di tengah, melainkan berusaha membentuk tatanan dunia yang lebih adil melalui solidaritas Asia-Afrika dan kemudian Gerakan Non-Blok. Namun, dunia pasca-Perang Dingin tidak lagi bipolar. Kini, rivalitas strategis antara Amerika Serikat dan Tiongkok membentuk konfigurasi multipolar yang cair. Indonesia berada di simpul Indo-Pasifik—jalur vital perdagangan global—dengan kepentingan maritim, energi, dan keamanan yang semakin kompleks. Di sinilah pertanyaan mendasar muncul: apakah Non-Blok masih relevan, ataukah ia tereduksi menjadi “Go-Blok”—yakni kebijakan luar negeri tanpa arah strategis? Secara teori hubungan...

Ramadan: Momentum Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik”

Gambar
suarahatirakyat.blogspot.com Bulan suci Ramadan adalah momentum istimewa bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri) dan memperbaiki kualitas iman serta akhlak. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang menahan amarah, memperbaiki sikap, serta meningkatkan hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Berikut beberapa langkah konkret untuk memperbaiki diri di bulan Ramadan: 1. Meluruskan Niat Segala amal tergantung pada niat. Awali Ramadan dengan niat yang tulus untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, bukan sekadar menjalankan rutinitas tahunan. 2. Meningkatkan Kualitas Ibadah Shalat tepat waktu dan berjamaah. Memperbanyak shalat sunnah seperti tarawih dan tahajud. Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an setiap hari. Memperbanyak dzikir dan doa. Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga sangat dianjurkan memperbanyak interaksi dengan kitab suci. 3. Menjaga Lisan dan Perilaku Puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi ...

Mengolah Hasil Alam Kabupaten Mandailing Natal Secara Cerdas: Strategi Cuan Berkelanjutan Tanpa Merusak Ekosistem

Gambar
Oleh : Muhammad Sudirmin Nasution Gelar Jasuti suarahatirakyat. blogspot.com Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya sumber daya alam di Sumatera Utara. Hutan tropis, lahan pertanian subur, perkebunan karet, kopi, hingga potensi perikanan dan hasil sungai menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Namun, di tengah peluang tersebut, ancaman kerusakan lingkungan juga mengintai jika pengelolaan tidak dilakukan secara bijak. Lalu, bagaimana cara meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan cuan tanpa merusak ekosistem? 1. Hilirisasi Produk Lokal: Dari Bahan Mentah ke Produk Bernilai Tinggi Selama ini banyak hasil alam dijual dalam bentuk mentah. Padahal, nilai tambah terbesar justru ada pada produk olahan. Contoh peluang cuan: Karet → Produk setengah jadi (crumb rubber skala UMKM) Kopi Mandailing → Roasting & kemasan premium Pisang & ubi → Keripik kemasan modern Ikan sungai → Produk frozen & abon ikan Dengan pengolahan lokal: Harga ...